Selasa, 19 November 2013

puisi untuk indonesia

INDONESIA NEGERI YANG SUBUR, INDAH, TENANG, 




















Indonesiaku Merdeka


Saat sarafku dipengapkan meja 1/2 biro
Kupahat hatiku itu lagi
Pada prasasti tugu negriku
Agar para pahlawan negri ini
Tak lagi keluhkan sesal
Harus lahir di negri ini
Sudirman-sudirman reformasi
Harus berkembang di negri ini
Sukarno-sukarno reformasi
Harus bangkit di negri ini
Suharto-suharto reformasi
Agar diponegoro tak lagi keluhkan java
Agar wolter monginsidi tak tangisi celebes
Agar Patimura tak sia-siakan maluku
Agar Indonesiaku
Tak lagi tangisanku


Bangkitlah Indonesiaku

Secercah harapan kunanti
Melihat Indonesiaku hijau
Kapan dan kapan
ia semakin tua
Oh…Indonesia
Kulihat engkau memutih
Tergerai dentuman industri
engkau semakin redup
Oh…Indonesia
Kapan aku menatapmu hijau
Dengan semburat angin sepoi
Kuingin habiskan sisa hidupku
Tuk melihatmu tersenyum 


Indonesiaku Menangis

Wahai bangsaKu..!!
Tidakah engkau tau..,?
IndonesiaKu sedang menangis
Menangis hingga air matanya habis

Melihat..,
Pohon-pohon di hutanya
Terbaring terbujur kaku
tak mampu berdiri lagi

Melihat..,
Lautan susunya bercampur kopi
Kopi yang mengandung racun buatan manusia

Melihat..,
Sungai-sungainya mengalirkan sampah-sampah manusia
Mendungpun ikut menangis melihatnya
Menangis hingga berlebih air matanya

Bergeraklah!!
Bersatulah!!
Berusahalah!!
Menghentikan tangisan IndonesiaKu
Indonesia Kita semua


Indonesia Petelur Makna

Asupan makna mengembang berbianglala
menuruni lembah sakit
menubuhkan nyeri berbalut suka suspensi
menggigil demamku dalam Indonesia yang kelu.

Belum baligh ternyata kita, untuk
bersendawa kebebasan.
Karena tabir bisa menjadi makna.
Karena air mata bisa menjadi makna.
Bahkan, burung berkicau
adalah petelur makna yang binal.


Hinggap di ujung tahun,
menengok jalan menikung, tak tahu
kemana kaki menjempu ujung.
Senyummu adalah makna yang tertindas
dalam ribuan makna yang ganas

Indonesia tercinta
Indonesia.......
negara yang makmur
negara yang bersatu
dengan keragaman budaya di setiap suku

Kuberikan yang terbaik untukmu
Indonesia...
penuh dengan kekayaan alam
yang melimpah

terlalu indah untuk dilukiskan indahnya ibu pertiwi
pantai Kuta dan Sanur di Bali
Taman Mini Indonesia Indah
mengangkat indahnya ibu pertiwi

Indonesia ku yang kucinta
walaupun pernah di jajah Belanda
aku akan tetap cinta Indonesia
Indonesia merdeka


AKU CINTA INDONESIA

Indonesia kau adalah
Negara yang aku cintai
Beragan kebudayaan nya
Beragam adat istiadat nya.

Lingkungan nya begitu asri  di mata ku
 Makanan    nya begitu lezat di mulut ku
 Kebudayaan nya begitu khas di tubuh ku
Oh Indonesia indah nya dirimu.

Andaikan ku bisa menjaga mu
Keindahan mu,Keasrian mu,
Ke elokan mu Hingga akhir
hayat ku menjemput ku.


Kemerdekaan

Ketika ku terpaku
Menatap negeri nan rapuh
Melihat korupsi nan riuh
Merasa kesatuan nan luruh

Tapi para pejabat seakan menutup mata
Melihat kesengsaraan rakyatnya
Kemiskinan merajalela
Tindakan kriminal dimana-mana

Teringat perjuangan para pahlawan
Yang rela mengorbankan segalanya
demi satu kata “kemerdekaan


TANAH AIRKU INDONESIA

tanah airku indonesia
negeri yang sangat menawan 
negeri yang ramah akan penduduknya 
negeri yang hijau akan hutanya
negeri wang kaya akan alamnya
ku bersyukur pada yang kuasa
yang menganugrahkan meperi emas ini
tanah yang subur dan permai

oh negeriku Indonesia
yang terbentang pulau pulau dari ujung sabang 
hingga ujung merauke
haya akan budaya
kaya akan berbagai t radisi
tapi kami tetap satu 
dengan semboyan
bhineka tunggal ika
yang berlandaskan lima sila
yang meresap ke seluruh jiwa
oh negeriku zamrud khatulistiwa
berjuta ragam telah hadir di dirinya 
terpaku di pangkuan Sang ibu Pertiwi


Bunyi genderang membakar semangat
Darah dalam dada-pun bergejolak
Jiwa dan raga ber-irama
Seakan ajal mendekat
Tongkat kayu ku tancapkan
Di tanah ini kupijakan
Kaki berdarah kemerdekaan
Demi generasi masa depan
Semangat tetap berkobar
Di negeri ku kibarkan
Bendera merdeka-pun berkibar
Di negeri penuh harapan
Puji syukur ku panjatkan
Merah putih telah berkibar
Garuda di dada
Indonesia Merdeka



AKU CINTA INDONESIA

Indonesia kau adalah
Negara yang aku cintai
Beragan kebudayaan nya
Beragam adat istiadat nya.

Lingkungan nya begitu asri  di mata ku
Makanan    nya begitu lezat di mulut ku
Kebudayaan nya begitu khas di tubuh ku
Oh Indonesia indah nya dirimu.

Andaikan ku bisa menjaga mu
Keindahan mu,Keasrian mu,
Ke elokan mu Hingga akhir
hayat ku menjemput ku.



Untuk Indonesia

Indonesia,
Negri elok gagah perkasa
Tanah pusaka nan kaya raya
Tunpah darah yang kucinta
Tanah Air kupuja sepanjang masa


Indonesia,
Tanah mulya ku membuka mata
Tanah subur ku hembuskan udara
Tanah permai ku ditelan dunia
Tanah Airku Tanah Air Indonesia


Untuk Indonesia,
Ku kumandangkan Indonesia Raya
Iringi lambaian bendera sang saka
Arungi Garuda terbang ke angkasa
Kebanggan Negri Pancasila


Untuk Indonesia,
Kubaktikan jiwaku untuk Nusantara
Kuabdikan hidupku untuk Indonesia Raya
Karna Tanah Air Indonesia pusaka
Tempat kesatuan jiwa Indonesia berbahagia


baca juga  Puisi Untuk Ibu    Puisi Untuk Pahlawan   Puisi Untuk Indonesia    Puisi Untuk Sahabat   Puisi Untuk Guru

jangan lupa dishare yah Tnks... 

puisi untuk sahabat

Sahabat adalah kekuatan, motivasi, senyuman













UNTUK KAWANKU


Aku tau aku salah
Aku tau aku melukai hati mu
Tapi bukan maksut ku seperti itu kawan

Kata-kata maaf slalu aku ucapkan untuk mu
Tapi apalah daya
tak ada gunanya semua itu di benakmu
Aku tak ingin persahabatan ini hancur
Aku ingin kita selalu tetap bersama
Maaf kan aku kawan
Aku sayank kalian
aku tak bisa apa" tanpa kalian

Aku tak bisa berdiri tegak tanpa kalian
Hanya kata" maaf yang bisa aku utarakan
Hanya kata" maaf yang bisa ku berikan
aku rela aku serahkan jiwa raga ku untuk kalian
Demi persahabataan ini aku rela berkorban hanya demi kalian


TEMAN SEJATI


Seorang teman adalah seseorang
tertawa dan menangis dengan Inspirasi,
Seseorang yang meminjamkan tangan membantu,
meskipun teman-teman mungkin tidak selamanya,
Dan mereka tidak mungkin berakhir bersama-sama,
kenangan persahabatan sejati akan
bertahan selamanya.
Seorang teman bukanlah bayangan atau hamba
Tetapi seseorang yang memegang
sepotong seseorang dalam hatinya.
Seseorang yang berbagi senyum,
Seseorang yang mencerahkan hari Anda


MENANGISLAH SOBAT


Tak bisa ungkap dengan kata apapun
Ini memang sangat membosankan
Ini begitu melelahkan
Bahkan, ini sangat menjengkelkan
Tubuh seakan beku dalam bongkahan es
Membeku tidak tahu kapan akan mencair

Yaa, itu benar sobat
Itu semua seperti sorot lampu panggung tanpa penonton
Menerangi tubuh di dalam kegelapan
Terdiam bisu tanpa senyum dan air mata
Ini sangat menyedihkan.
Namun, ingatlah sobat.
Kau tidak sendiri
Kau tidak berdiri sendiri di kegelapan itu

Teteskanlah air matamu jika hatimu merasa terisak
Berteriaklah sepuasmu jika hatimu memanas
Karena itu lebih baik ku lihat
Dari pada kau terdiam kaku di bawah sorot lampu itu
Bagai seorang tokoh tanpa dialog.


SAHABAT TUK SELAMANYA



Telah lama kau menemani
Langkah kaki disepanjang perjalanan hidupku ini
Kau adalah bagian hidupku
Dan aku menjadi bagian hidupmu

Kau seperti angin di bawah sayapku
Sendiri ku takkan seimbang
Terkadang aku pun bertanya
Apa jadinya bila dirimu tak ada di jiwa & ragaku?

Sahabat.
Jangan kau pergi dariku!


TIDAK PERNAH ADA YANG NAMANYA MANTAN SAHABAT



Sahabat
Kau selalu menemaniku
Di saat aku sedih maupun aku gembira
Kau seperti Matahari yang menyinari bumi
Kau seperti ada di dalam jiwa & ragaku

Oh Sahabat
Aku terpikir bila kita tidak bersama-sama lagi
Jika Tuhan bisa aku ajak bicara
Aku pasti bicara "Ohh Tuhan jika kau ambil nyawa sahabat ku,ambilah juga nyawaku''
Jika diperintahkan untuk memilih pun aku pasti memilih sahabat dari pada seorang kekasih

Sahabat
Aku berharap kita tidak akan berpisah lagi


PERSAHABATAN

sahabat bagaikn tempatku berteduh..
bila diriku terkena air mata dalam kesedihanku,
disanalah diriku bisa berbagi dalam hidupku, yang tak pernah aku dapatkan d’tempat lain…
hanya sahabatlah yang mampu mengerti dan pahami,
apa yang sedang aku alami saat ni..

tanpa sahabat..
bagai jiwa yang terlepas dari ragaku..
membuat ragaku tak mampu bergerak dalam setiap langkahku..
persahabatan ini kan abadi..
meski d’dunia nih tak kan ada yang abadi..



SAHABAT ITU.....

Selalu hadir dalam kehidupan kita
Baik itu senang atau susah
Tak perlu berkata ia pasti mendengar
Semua cerita akan tercampur dengan bumbu kisahnya
Menegur kala kita salah mengambil langkah
Menyokong kala kita mengangkat satu keputusan
Bertanggung jawab walau tak ikut menyebabkan
Meniupkan hawa kedamaian kala kita terbalut dalam emosi

Dan…
Selalu seperti itu hingga takdir memisahkan



TENTANG AKU & KAMU, KAWAN


Kawan,
Taukah kamu berapa lama masa yang kita lewati bersama??
Aku tak ingin tau,
Karna kamu selamanya bagiku.....
Bersamamu,
Tangisku kan terurai menjadi tawa
Dukaku kan terpecah menjadi bahagia
Dan airmata yang terlanjur jatuh....
Takan berubah menjadi nestapa
Denganmu,kepenatanku tergilas sirna

Terkadang disatu waktu,
Prasangka pernah menjauhkanmu dariku
Tapi sungguh kawan,
Amarah takkan bisa bertahan lama dikalbuku
Kusadari aku terikat jauh kedalam hatimu

Ingatkah kawan,
Kita pernah duduk bersama
Melukis langit dengan impian
Tentang aku , kamu dan kehidupan......

BINTANG UNTUK SAHABAT

Malam nan suci dan sepi,
menarikku untuk keluar dari rumah.
Kupandangi Langit malam...
Ternyata bertaburkan Bintang yang tak terhitung jumlahnya.

Andaikan ku seorang Bidadari,
Kan kubawa diriku dan sahabatku untuk menari diatas sana.

Kuraih sebuah Bintang terindah,
dan kupersembahkan untuk sahabatku yang selalu menemaniku.



MENANGISLAH SOBAT..

Tak bisa ungkap dengan kata apapun
Ini memang sangat membosankan
Ini begitu melelahkan
Bahkan, ini sangat menjengkelkan
Tubuh seakan beku dalam bongkahan es
Membeku tidak tahu kapan akan mencair

Yaa… itu benar sobat
Itu semua seperti sorot lampu panggung tanpa penonton
Menerangi tubuh di dalam kegelapan
Terdiam bisu tanpa senyum dan air mata
Ini sangat menyedihkan..
Namun.. ingatlah sobat..
Kau tidak sendiri
Kau tidak berdiri sendiri di kegelapan itu

Teteskanlah air matamu jika hatimu merasa terisak
Berteriaklah sepuasmu jika hatimu memanas
Karena itu lebih baik ku lihat
Dari pada kau terdiam kaku di bawah sorot lampu itu
Bagai seorang tokoh tanpa dialog.


BAHASA LANGIT

Gumpalan awan di langit biru
Bercerita kisah kita
Saat deras hujan bagai air mata
Dan cerah mentari jadi wajah kita

Warna pelangi di langit biru
Hanya jadi saksi bisu
Saksi kisah perjalananku denganmu
Saat perbedaan jadi keindahan

Langit pun berbahasa
Dan bersenandung ria
Lantunkan lagu rindu antara engkau dan aku
Oh Sahabat…

Dan dengarlah, dengarlah slalu
Itulah semua tentang kita,
cerita bahasa langit…


SAHABAT TERBAIKKU


Sahabat ...
di saat kita nikmati kebersamaan banyak hal yang terlewat kan begitu saja
keceriaan, canda dan tawa semuanya mengalir begitu saja
waktu yang tersisah seolah tak mampu menampung nya dan waktu yang sangatlah singkat membuat ku teringat kepada mu sahabat ..

Semua kenangan - kenangan itu tak terasa ,pergi meninggalkan segala kegembiraan
serta canda dan tawa mu satu persatu hilang sekejap mata
ada beribu senyum saat terlintas memory yang dulu kala

Sahabat ...
semua yang pernah kita jalani hari demi hari , waktu demi waktu telah kita lalui semuanya.

Banyak hal yg pernah terjadi karena itulah jalan hidup yang kita miliki
kadang benci, kesal ,dan kecewa serta rasa senang dan sayang
sungguh luar biasa , apa yang telah kita lalui bersama ..

Ya Tuhan ...
jagalah dan lindungilah
sahabat-sahabat ku
karena mereka adalah sahabat terbaiku selamanya

Sahabatku

Tahukah kau sobat???
Bahwa segala luka yang menyobek hatimu
Dapat juga ku rasakan dan menusuk jiwaku
Bahwa darah yang menetes dari luka itu
Seiring air mata yang mengalir di pipiku

Sadarkah kau sobat???
Bahwa kepedihan yang selalu tampak di wajahmu
Adalah mmpi terburuk yang membebaniku
Bahwa sikap dinginmu untukku
Adalah pedang yang terus menghujam dadaku
Dulu secercah tawamu yang indah
Selalu menggelitik jiwaku untuk tersenyum
Tapi kini semua tlah berubah
Dan bukan lagi kebahagiaan
yang mamapu kau berikan padaku

Karena sahabat…
Kau khianati aq
dan kau cemari ikatan kita
Kau dengan mudah melepas jemariku
Padahal kau melihat aku
Rapuh tanpa kau di sampingku

Aku ingin kau jadi sahabat seumur hidupku
Tapi sebuah sungutan yg selalu ku dapat
Bila ku salah…
Sebuah nasehat yang selalu membimbingku bila ku marah
Takkan pernah jadi milikku
Kemana aku harus mencari semua???

SAHABAT

Darimu ku temukan arti sebuah persahabatan
Engkau hadir menemani hari-hari ku
Saat sedih dan bahagia
Lalui hari bersamamu
Ingatlah saat itu sahabat
Aku bercanda tawa bersamamu
Namun apakah kebersamaan ini terus  berjalan?
Akankah kita selalu bersama?

Persahabatan saat bersamamu
Akan selalu tersimpan di benakku
Namun kini aku dan dirimu terpisahkan oleh waktu
Janji yang pernah kita ucapkan di masa lalu
Akan terus teringat dalam ingatan ku
Ingatlah sahabat aku selalu mengenangmu
Tentang semua kebersamaan itu
Andai kau tau sahabat harapan ku untuk tetap bersamamu
Namun semuanya telah menjadi kenangan terindah bagi ku sahabat


Sahabat…

Kau sangat berarti dalam hidupku….
Saat ku tersadar dari lamunanku..
Aku hanya bisa menangis
Melihat ketenangan di wajahmu..

Hatiku menjerit,perih rasanya…
Kau begitu tenang dalam tidurmu…
Kenapa sahabat!!!
Kenapa!!!

Kenapa,kau begitu cepat meninggalkanku…
Hatiku begitu sepi karna kepergianmu…
Sahabat…
Taukah kau aq merindukan canda tawamu…

Saat kita bersama dulu..
Kau sangat menyayangiku…
Kau hibur aq dengan candamu
Kau hapus air mataku saat ku bersedih dan menangis..

Sahabat…
Kini aku sendiri..
Menahan keperihan hati yang menyakitkanku…
Tanpa dirimu di sisiku…

Sahabat aku sangat meridukanmu…..


Sahabat ku
Sahabat 
Ketika kita saling berbagi….. 
Ketika kita saling memaafkan…. 
Ketika kita saling menghormati…..
Sahabat 
Ketika aku bersedih…. 
Kau selalu menghiburku…. 
Ketika aku susah… 
Kau selalu membantuku…
Sahabat… 
Tanpamu aku sedih… 
Tak ada yang menghiburku…. 
Tak ada yang menemaniku…. 
Tak ada senyum tanpamu….

paruh rindu

di saat jiwa lebam menatih rangkaian usia kian senja
ada senyum digurat wajahmu, singgah melebur dalam galauku
aku menyemat rindu di belantara waktu
kau permata dalam langkahku
sesekali jenguklah relungku, ada kisah abadi
menyatukan aku dan kau sahabat lukaku
berhari-hari usiaku dilumuri kecemasan
aku menunggumu bermain-main kata di wadah ukhuwah
inilah hidup penuh perca,
kau rangkai dalam jalinan makna
sahabat, kita berjuang
mendaki perjalnya hidup
kau dan aku disini menyemat cita
aku tak punya paruh rindu
hendak kuberi pada redup usiamu
cinta berkawan,
mampu kubisikkan

 “Arti dari Sahabat”

Bagiku sahabat adalah segalanya.
sahabat juga merupakan sebagian dari hidupku.
tapi..
sahabat tidak akan pernah ada,jika kita tidak menacarinya.
tidak akan pernah ditemukan jika kita tidak mecarinya dengan hati yang tulus.
sahabat adalah orang yang paling dekat dengan kita.
dan sahabat tidak akan pernah menghianati kita jika kita sendiri tidak membuat dia benci kepada kita.
persahabat..
tercipta dalam hati.
tidak tertulis,tak terlukis,tak rapu oleh perbedaan.
tak akan pernah tergantikan oleh waktu.
sahabat adalah anugrah yang terindah yang kau miliki.
sahabat yang bisa membuat kita tersenyum hingga tertawa lepas.
sahabat yang selalu membantu dan mendukung kita.
walau kita memiliki kekasih,tetapi tetap saja sahabat yang peling setia.
walau kita memiliki harta yang berlimpah,tetap sahabat yang paling berharga.
jaga dan sayangilah dia.
karna sahabat sejati tidak akan pernah tergantikan oleh apa pun.

Puisi Sahabat Selamanya
 “Sahabat Selamanya”
Best Friend Forever
artinya adalah
teman baik selamanya
tak pernah pisah hati
seperti lem yg lengket
Disaat aku sedih
Kau menghiburku
Disaat aku menyerah
Kau menyemangatiku
Kapanpun dan dimanapun
Senyummu yg indah
selalu dipasang untukku
Nasehatmu yg berguna
Selalu mengubah hidupku
Kepada yg benar
Disaat kita berpisah
Peluk erat menyertai kita
Tapi kita tak’kan terpisahkan
Karena kau selalu di dlm hatiku
Dan aku selalu di dlm hatimu
Selamanya…

Bayangan dari Sahabat
hariku sepi
hampa tanpa dirimu disini
bayangan seorang sahabat yang selalu ku nanti tak pernah ku dapati
letih hati menanti sesuatu yang tak pasti
masih adakah shabat tuk temani hari ku
sahabat yang tak pernah buat ku terluka dan kecewa
sahabat….
ku ingin kau disini
duduk disamping ku
hilangkan semua rasa sepi yang telah mendarah daging
sahabat kau begitu berarti dalam hidup setiap insan
tapi kenapa kau tak bisa datang dalam hidup ku
warnai hidup ku yang slalu merasa sendiri….
alam dengarkan jeritan ku
hati ku menangis merintih menunggu kedatangannya

Puisi Untuk Sahabat Sejati
Sahabat sejatiku
janganlah kau lupakan aku
walau langkahmu menjauh dariku
aku kan mencoba mengerti itu
sahabat sejatiku
walau tak selamanya kita bersatu
kan ku simpan dalam kalbu
smua kenangan dan juga wajahmu
sahabat sejati
tak akan pernah ingkar janji
walau apapun yang terjadi
smoga kau tetap di hati


jangan lupa dishare yah Tnks... 


puisi untuk guru

Guru yang slalu memberi cahaya masa depan






















Pahlawan Pendidikan 

Jika dunia kami yang dulu kosong
tak pernah kau isi
Mungkin hanya ada warna hampa, gelap
tak bisa apa-apa, tak bisa kemana-mana
Tapi kini dunia kami penuh warna
Dengan goresan garis-garis, juga kata
Yang dulu hanya jadi mimpi
Kini mulai terlihat bukan lagi mimpi
Itu karena kau yang mengajarkan
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus dilukis
Juga tentang kata yang harus dibaca
Terimakasih guruku dari hatiku
Untuk semua pejuang pendidikan
Dengan pendidikanlah kita bisa memperbaiki bangsa
Dengan pendidikanlah nasib kita bisa dirubah
Apa yang tak mungkin kau jadikan mungkin
Hanya ucapan terakhir dari mulutku
Di hari pendidikan nasional ini
Gempitakanlah selalu jiwamu
wahai pejuang pendidikan Indonesia


Terimah kasih guru 

Kaulah pembimbingku……
Kaulah pengajarku……
Kaulah pendidikku……
Guru……
Itulah julukanmu……
Yang tak pernah bosan dalam……
Mengajar dan membimbingku
Guru……
Tanpa dirimu aku akan hancur……
Tanpa dirimu aku akan sengsara……
Tanpa dirimu aku akan sesat……
Guru……
Terima kasih……
Atas segala jasa-jasamu……
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa  

PUISI UNTUK SANG GURU

Engkau bagaikan cahaya
Yang menerangi jiwa
Dari segala gelap dunia

Engkau adalah setetes embun
Yang menyejukan hati
Hati yang ditikam kebodohan
Sungguh mulia tugasmu Guru
Tugas yang sangat besar

Guru engkau adalah pahlawanku
Yang tidak mengharapkan balasan
Segala yang engkau lakukan
Engkau lakukan dengan ikhlas

Guru jasamu takkan kulupa
Guru ingin ingin kuucapkan
Terimakasih atas semua jasamu


BUNGA UNTUK GURUKU TERCINTA

Allah ciptakan matahari,
yang tak pernah bosan bersinar,
seperti halnya semangat dan kasih sayangmu dalam mendidik kami,
wahai guruku……

Allah ciptakan bulan untuk menerangi malam,
seperti halnya engkau bu guru,
yang selalu membimbing dan menerangi kami dengan berbagai ilmu

Allah ciptakan bintang dimalam hari sebagai penghias,
seperti halnya engkau bu guru,
yang selalu menghiasi hari-hari kami dengan begitu indahnya.

Allah ciptakan bunga yang begitu harum,
seperti halnya engkau bu guru yang telah memberikan keharuman pada hari-hari kami,
selama kami bermain dan belajar disekolah.


“Ungkapan Sayang Untuk guru”
Guruku……..
Sosokmu begitu bijaksana bagiku
Kesederhanaanmu membuatku mengerti
Dedikasimu begitu tinggi
Rasa kasih sayangmu begitu besar
Oh guruku
Sikapmu
Ucapanmu
Sapamu
Canda tawamu
Senyumanmu
Selalu menjadikan aku semangat untuk maju
Terima kasih wahai engkau guruku
Engkau tlah relakan waktu dan tenagamu untukku
Engkau mengajari ku dengan ikhlas
Terima kasih
Sujudku mohon maaf dan do’amu

Kenangan tentang guru
Kuambil lembaran kusut buku itu
Perlahan terbuka dengan haru
Tertulis nasihat tentang hidup
Hitam serta putih dalam huruf
Kala bintang berlajar kamus
Engkau hadir saat mentari berkata
Mendidik tak pantang lelah
Rela raga melayang demi bangsa
Pengabdianmu yang tiada terkira
Bagaimana membalas segala pengorbananmu?
Samudra pun tak dapat ku tempuh
Hanya tangisan pelepas sang waktu
Penyesalan semua kata menghasut
Buku itu tinggallah kenangan
Aku pergi dengan sebuah tinta
Ilmu yang telah kau berikan
Agar hidup tak lagi tersesat

Terima Kasih

Yang mendidik ku
Yang membekali ku ilmu
Dengan tulus dan sabar
Senyummu memberikan semangat untuk kami
Menyongsong masa depan yang lebih baik
Setitik peluhmu
Menandakan sebuah perjuangan yang sangat besar
Untuk murid-muridnya
Terima kasih Guru
Perjuanganmu sangat berarti bagiku
Tanpamu ku tak akan tahu tentang dunia ini
Akan selalu ku panjatkan doa untukmu
Terimakasih Guruku

GURU

Guru...
enkau membimbing ku setiap hari
setiap waktu dan setiap saat
hatimu sunguh mulia
enkau adalah orang tua ku yang ke2 dalam hidup ku

Setiap hari
kau curahkan ilmu
untuk bekalku nanti
enkau adalah patriot pahlawan bangsa

Terima kasih guruku
karna enkau lah aku menjadi pintar
enkau ku sebut
pahlawan tanpa tanda jasa


GURUKU PAHLAWANKU

Andai kata matahari tiada
Dunia akan beku dan bisu
pelangi tiada akan pernah terpancar
kehidupan tiada akan pernah terlaksana
Disaat titik kegalauan menghampiri
Terlihat setitik cahaya yang kami cari
Yang nampak dari sudut-sudut bibirmu
Dan gerak-gerik tubuhmu
Engkau sinari jalan-jalan kami yang buntu
Yang hampir menjerumuskan masa sepan kami
Engkau terangi kami dengan lentera ilmu mu
Yang tiada akan pernah sirna di terpa angin usia

Guru........
Engkau pahlawan yang tak pernah mengharapkan balasan
Disaat kami tak mendengarkan mu
Engkau tak pernah mengeluh dan menyerah
Untuk mendidik kami
Darimu kami mengenal banyak hal
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus di lukis
Juga tentang kata yang harus dibaca
Engkau membuat hidup kami berarti

Guru......
Tiada kata yang pantas kami ucapkan
Selain terimakasih atas semua jasa-jasa mu
Maafkan kami bila telah membuatmu kecewa
Jasa-jasa mu akan kami semat abadi sepanjang hidup kami
Terimakasih guruku, engkau pahlawan ku


Guruku pahlawanku
Nafas yang sesak akibat debu kapur
Hatimu yang lembut
Selembut kain sutra
Menasehatiku jika aku salah
Sudah 6 tahun aku bersamamu
Di gedung Sekolah Dasar
Kini kita waktunya berpisah
Jika nanti ketemu
Aku tak akan lupakan jasamu
Entah apa yang bisa kuperbuat?
Aku hanya bisa mengucapkan terima kasih
Engkau pantas disebut pahlawan
Selamat berpisah guruku
Aku meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi
Juga meneruskan cita – cita setinggi langit
Aku sayang guruku

Terima kasih untuk guruku
Guru..
Tahukah engkau senyum mu ..
Membuat ku tenang..
Amarah mu …
Membuat ku merasa hangat..
Guru..
Andai kau tidak pergi secepat itu..
Aku ingin menatap mu lebih lama..
Tertawa bersama dan belajar bersama..
Guru …
Terimakasih atas semua yang telah ..
Kau berikan kepadaku..
Ilmu,senyum,motivasi
Dan semua yang telah kau berikan kepada ku ..
Terimakasih guru..

Ungkapan untuk mu guru
Guruku……..
Sosokmu begitu bijaksana bagiku
Kesederhanaanmu membuatku mengerti
Dedikasimu begitu tinggi
Rasa kasih sayangmu begitu besar
Oh guruku…………………………
Sikapmu……………………………
Ucapanmu…………………………
Sapamu……………………………
Canda tawamu……………………
Senyumanmu………………………
Selalu menjadikan aku semangat untuk maju
Terima kasih wahai engkau guruku
Engkau tlah relakan waktu dan tenagamu untukku
Engkau mengajari ku dengan ikhlas
Terima kasih …………………………
Sujudku mohon maaf dan do’amu
Guru……………………………………

Ibu Guru
Sebaris kata yang teramat indah
terungkap dari seorang Ibu
Untuk terlepas dari ke bodohan
“HABIS GELAP TERBITLAH TERANG”
Guru bagai terang dalam kegelapan.
Semerbak wangi di taman yang teduh
membuka jalan, dan mata hati untuk ilmu pengetahuan.
Guru….tanpamu kami tak berarti apa-apa
denganmu, kami bisa jadi bermanfaat bagi negeri ini.
Bagai ambun di pagi hari,
engkau menyejukan hati ini dengan berbagai ilmupengetahuan
yang Kau ajarkan pada kami.
Dengan do’a yang teramat tulus dan ikhlas,
ku panjatkan kepada Sang Pencipta,
sebagai rasa tanda terima kasih ku kepadamu.
Guru engkau sangat berarti bagiku
dan kehidupan kami.


jangan lupa dishare yah Tnks... 

Puisi untuk pahlawan


pahlawan adalah cahaya yang menyinari indonesia menghapuskan kegelapan yang membelenggu













Semangat pahlawan

Ku lihat engkau di sana, pahlawan
Tak menyerah patah arang
Tak gentar medan kau lawan
Bersorak-sorai tanda kemenangan

Letih raga kau rasa
Jatuh tanda tak kalah
Di sini ku kan berdoa
Bangkit hadapi menyerang lawan

Tak dengar caci mereka
Berjalan, Tuhan akan berkata
Hamba bersujud berharap
Mentari senyum tanda melawan

Ku lihat engkau di sana, pahlawan
Walau tulang tak lagi menyatu
Tapi jiwa berkata beda
Semangat maju takkan luntur
Kini, mimpi telah usai
Tapi cita takkan berhenti
Perjalanan hidup panjang di sini
Semangat pahlawan kembali


Merebut bendera

kau sangat berjasa bagi negri ini…
kau rela berkorban sampai titik darah penghabisan
demi merebutkan bendera merah putih dari tangan penjajah…
pahlawan…
kini bangsa indonesia telah merdeka berkat jasa-jasamu
tetapi kini engkau telah dipanggil oleh tuhan yang kuasa…
tetapi jasa jasamu tetap teringat oleh bangsa indonesia
pahlawanku…
bagaimana aku membalas jasa-jasamu mu
mungkin hanya lah doa yang bisa kuberikan untukmu
agar kau selalu diterima disisi tuhan yang kuasa…
aminnn..

Karnaval Pahlawan



Ada yang membawa bambu runcing
Ada yang membawa senapan mesin
Ada yang hanya bawa batu
Ada yang menenteng sebakul makanan
Ada yang membawa obat-obatan
Ada yang membawakan dana
Bahu membahu mempertahankan benih merdeka
Sekarang…..
Sekedar sebentuk seremoni kah? 


DI KAKI PATUNG PAHLAWAN


Masih terlihat wajah gigih sang patriot
berdiri tegar di persimpangan penjuru negeri
tak berdaya…
melihat ibu pertiwi susah
perjuangan para pahlawan dengan amunisi
Perjuangan seluruh rakyat tak takut mati
dan pada 10 November di tahun kelabu
penjajah lari dari Indonesia ku
Di kaki patung pahlawan
Pada mereka kami mengadu


NEGERI INI


Saat sarafku dipengapkan meja 1/2 biro
Kupahat hatiku itu lagi
Pada prasasti tugu negriku
Agar para pahlawan negri ini
Tak lagi keluhkan sesal
Harus lahir di negri ini
Sudirman-sudirman reformasi
Harus berkembang di negri ini
Sukarno-sukarno reformasi
Harus bangkit di negri ini
Suharto-suharto reformasi

Agar diponegoro tak lagi keluhkan java
Agar wolter monginsidi tak tangisi celebes
Agar Patimura tak sia-siakan maluku
Agar Indonesiaku
Tak lagi tangisanku

Hai Pahlawan


Hai pahlawan!
Jasamu telah terpatri
Menyatu dalam sanubari
Meneroka dalam hati

Hai pahlawan!
Tugasmu telah tunai
Baktimu telah terijabahi
Berkat Rahmat Illahi

Hai pahlawan!
Suri tauladanmu takkan terganti
Tanda setiamu pada ibu pertiwi
Korbankan jasmani dan rohani

Hai pahlawan!
Tolong bantulah kami
Membangun jiwa-jiwa yang terbuai
Untuk menegakkan daulat negeri ini


Bambu Runcing

Mengapa engkau bawa padaku
Moncong bayonet dan sangkur terhunus
Padahal aku hanya ingin merdeka
Dan membiarkan Nyiur-nyiur derita
Musnah di tepian langit

Karena kau memaksaku
Bertahan atau mati
Dengan mengirim ratusan Bom
Yang engkau ledakkan di kepalaku
Aku terpaksa membela diri

Pesawat militermu jatuh
Di tusuk bambu runcingku
Semangat perdukaanmu runtuh
Kandas di Batu-batu cadas
Kota Surabaya yang panas

Untuk Pahlawan Negriku

Untuk negriku...
Hancur lebing tulang belulang
Berlumur darah sekujur tubuh
Bermandi keringat penyejuk hati

Ku rela demi tanah airku
Sangsaka merah berani
Putih nan suci
Melambai-lambai di tiup angin
Air mata bercucuran sambil menganjungkan do'a
Untuk pahlawan negri
Berpijak berdebu pasir
Berderai kasih hanya untuk pahlawan jagat raya
Hanya jasamu yang bisa ku lihat
Hanya jasamu yang bisa ku kenang 
Tubuhmu hancur lebur hilang entah kemana
Demi darahmu...
Demi tulangmu...
Aku perjuangkan negriku
Ini Indonesiaku 

Pahlawanku

Pahlawanku...
Bagaimana Ku bisa
Membalas Jasa-jasamu
Yang telah kau berikan untuk bumi pertiwi

Haruskah aku turun ke medan perang
Haruskah aku mandi berlumuran darah
Haruskah aku tersusuk pisau belati penjajah
Aku tak tahu cara untuk membalas Jasa-jasamu

Engkau relakan nyawamu
Demi suatu kemerdekaan yang mungkin
Tak bisa kau raih dengan tanganmu sendiri
Pahlawanku engkaulah bunga bangsa


Pemuda Untuk perubahan

Indonesiaku menangis
Bahkan Tercabik-cabik 
Dengan hebatnya pengusaanya sang korupsi
Tak peduli rakyat menangis

Kesejahteraan jadi Angan-angan
Keadilan hanyalah Khayalan
Kemerdekaan telah terjajah
Yang tinggal hanya kebodohan

Indonesiaku, Indonesia kita bersama
Jangan hanya tinggal diam kawan
Mari kita bersatu ambil peranan
Sebagai pemuda untuk perubahan 


Pengorbanan

Mengucur deras keringat
Membasahi tubuh yang terikat
Membawa angan jauh entah kemana
Bagaikan pungguk merindukan bulan
Jiwa ini terpuruk dalam kesedihan

Pagi yang menjadi malam
Bulan yang menjadi tahun
Sekian lama telah menanti
Dirinya tak jua lepas

Andai aku sang Ksatria
Aku pasti menyelamatkanya
Namun semua hanya mimpi
Dirinyalah yang harus berusaha
Untuk membawa pergi dari kegelapan abadi

Semangat Pahlawan

Ku lihat engkau di sana, pahlawan
Tak menyerah patah arang
Tak gentar medan kau lawan

Bersorak-sorai tanda kemenangan
Letih raga kau rasa
Jatuh tanda tak kalah
Di sini ku kan berdoa
Bangkit hadapi menyerang lawan
Tak dengar caci mereka
Berjalan, Tuhan akan berkata
Hamba bersujud berharap
Mentari senyum tanda melawan
Ku lihat engkau di sana, pahlawan
Walau tulang tak lagi menyatu
Tapi jiwa berkata beda
Semangat maju takkan luntur
Kini, mimpi telah usai
Tapi cita takkan berhenti
Perjalanan hidup panjang di sini
Semangat pahlawan kembali 




17 Agustus 1945


Hari Ini Aku berdiri Menghadap sang saka
Hentak beraniku Menyonsong cita ku
Suci jiwaku menggapai harapan ku

Aku Anak Bangsa Indonesia
Suara lantang Menyuarakan
Merdeka Merdeka Merdeka
Majulah Indonesiaku

17 Agustus 1945
Hari ini Hari Kemerdekaan indonesia
Hari Kebangsaan indonesia
Hari Lahirnya Bangsa Indonesia

Semangat Juang Para Pahlawan
Gugur damai di medan Perang
Harum Nama mu di kandung badan
Merdeka Merdeka Merdeka
Jaya lah Indonesia Ku


KAU MELEBUR DI SANA

kau melebur di sana
di permulaan musim gerhana
yang terselubung aroma darah
dan tanah yang berembun air mata

kau melebur di sana
kala sang surya mengelupaskan kulit kami
hingga kawanan peluhmu yang siaga
menghalau kepulan debu
yang mengepung dari negeri asing

kau melebur di sana
saat air bah berlarian
memanjati hamparan tanah usang
dengan jeritan malang
serta busung lapar

kau melebur di sana
saat air mata telah mengguruh menjadi telaga
hingga timba yang kau ayunkan
menandaskan kepingan dahaga
yang merintih di setiap gigir luka kami


INDONESIAKU

Malang nasibmu, Indonesiaku
tiga setengah abad engkau di jajah
kucuran keringat dan darah, harta sekalipun nyawa di korbankan para pejuang.

66 tahun silam engkau bebas dari penjajahan, kata mereka.
malang nasibmu, indonesiaku
engkau berada di tangan para penjilat harta dan tahta
sang merahputihpun tetap berkibar di sana, seakan menampar muka para penguasa korup
Burung garudapun tetap bertengger di sana.
Burung garuda berkata hai penguasa! turunkan aku dari sini, kau merongrong indonesiaku
merekapun diam membisu, di anggapnya patung tiada guna.
malang nasibmu, indonesiaku
mereka berebut kekuasaan

Salam Puisi Kemerdekaan


Pahlawan

Di balik dawai dia berjasa,
Bersembunyi namun terdengar,
Pengantar alunan tanpa terpandang,
Deretan nada tercipta oleh getaran,
Tanpa jasa, beliau mengantar ketentraman di keramaian,

Sekarang, alunan tercipta indah,
Mengalun tenang dan menidurkan,
Menidurkan mereka sehingga terbuai kenikmatan,
Tidak ingat pengantar, lupa akan pembawa kenikmatan,
Nikmat, nikmat, dan nikmat..
Tanpa tahu getir pahit sang pengantar kenikmatan..
Kawan ingatkah kalian akan pahlawan?



Untuk negeriku
Hancur lebir tulang belulangku
Berlumur darah sekujur tubuh
Bermandi keringat penyejuk hati
Kurela demi tanah air negeriku
Sangsaka merah berani
Putih suci
Melambai-lambai ditiup angin
Air mata bercucuran, menganjungkan doa
untuk pahlawan negeri
Berpijak berdebu pasir
Berderai kasih hanya untuk pahlawan jagad raya
Hanya jasamu bisa kulihat
Hanya jasamu bisa kukenang
Tubuhmu hancur hilang entah kemana
Demi darahmu
Demi tulangmu ..
Aku perjuangkan negeriku ini, Indonesia.

PAHLAWAN

Hai Pahlawan kami,
Kau selalu melindungi kami
Kau telah berjuang untuk kami
Dan seluruh warga-warga dan teman-teman kami
Juga negara demi kami
Seandainya itu semua
Bukan dari pengorbanan yang rela
Dan semangat para pahlawan kita
Maka negara ini akan hancur selamanya
Jadi, terimalah terima kasih kami semua

baca juga  Puisi Untuk Ibu    Puisi Untuk Pahlawan   Puisi Untuk Indonesia    Puisi Untuk Sahabat   Puisi Untuk Guru

jangan lupa dishare yah Tnks...